News
Pemerintah terus mendorong pelaku UKM masuk ke era Digital Ekonomi
Kerja sama dengan pengelola market place dan portal dagang
nasional dan internasional tersebut untuk melengkapi jalur pemasaran
produk-produk KUKM yang sudah ada yaitu di Galeri Indonesia WOW (GIW) dan
Paviliun Provinsi.
"Dengan demikian, produk-produk KUKM mitra binaan
SMESCO sudah punya akses pasar dunia maya yang bisa menjangkau untuk calon
pembeli di mana pun berada baik di dalam negeri maupun di luar negeri," ujar
Bagus Rachman, Direktur Pemasaran dan Marketing LLP-KUKM. Seperti diketahui,
dengan makin pesatnya perkembangan bisnis e-commerce di dunia termasuk di
Indonesia, maka perilaku konsumen juga sudah banyak mengalami perubahan. Dengan
adanya portal dagang dan marketplace, maka para konsumen dengan sangat mudah
mendapatkan sumber-sumber barang yang ingin dibeli sekaligus membandingkan
harga untuk produk yang sejenis.
Menurut hasil riset Asosiasi E-commerce Indonesia, nilai
pasar e-commerce Indonesia pada 2013 mencapai USD 8 miliar atau setara Rp 94,5
triliun dan diprediksi naik tiga lipat menjadi USD 25 miliar atau Rp 295
triliun pada 2016. Tahun 2015 saja, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai
lebih 100 juta orang, dan makin banyak orang yang berbelanja online. Nilai
tersebut diprediksi akan terus meningkat seiring dengan makin banyaknya
pelanggan yang berbelanja melalui e-commerce. Banyak perusahaan ritel, pabrikan
dan pengelola pasar yang juga telah masuk ke e-commerce ini agar bisnis mereka
dapat mendulang omset di era ekonomi digital ini.
Untuk memanfaatkan peluang
tersebut, kata Bagus Rachman, LLP KUKM terus membantu KUKM mitra untuk
meningkatkan kualitas produk melalui pelatihan-pelatihan dan kurasi produk agar
produk mereka dapat lebih diterima oleh pasar. "Untuk saat ini yang bisa
dikerjasamakan dengan marketplace atau portal dagang adalah produk-produk fashion
dan makanan kemasan. Sedangkan untuk furniture masih belum bisa," ujar Bagus
Rachman. Blibli.com, bhinneka.com dan bukalapak. com merupakan portal dagang
nasional yang sudah banyak memiliki pengunjung atau pembeli. Kerjasama dengan
Alibaba. com dilakukan karena portal tersebut sukses membangun marketplace dari
RRC tersebut sudah sangat besar dan memiliki pembeli dari seluruh penjuru
dunia. Bahkan alibaba. com juga akan memberikan programprogram pelatihan dan
konsultasi bagi para pelaku UMKM di Indonesia. Bagus Rachman, menambahkan bahwa
LLPKUKM juga terus mendorong KUKM untuk semakin berkibar. "Kami terus
mengundang dan merekrut KUKM yang memiliki produk dan mau mengembangkan
usahanya untuk bergabung di SMESCO. Dengan bergabung di SMESCO maka KUKM akan
terhubung dengan program-program yang ada di sini baik berupa pelatihan, kurasi
produk, akses untuk promosi, serta pemasaran ke dalam dan luar negeri,"
paparnya.
No comments